Liverpool akan memulai kampanye Piala FA mereka dengan bermain melawan tim League One, Barnsley, dalam pertandingan babak ketiga yang akan berlangsung pada Senin malam. Meskipun The Reds tampil imbang tanpa gol melawan pemimpin klasemen Premier League, Arsenal, dalam pertandingan terakhir mereka, mereka telah mengalami tiga pertandingan tanpa kemenangan.
Arne Slot, manajer Liverpool, telah menegaskan bahwa timnya akan bermain dengan kekuatan penuh dalam pertandingan melawan Barnsley. Meskipun Barnsley sendiri telah menunjukkan performa buruk dengan empat pertandingan tanpa kemenangan dan saat ini berada di peringkat ke-17 di League One. Namun, mereka berhasil mengalahkan Peterborough di babak sebelumnya.
Pertandingan antara Liverpool dan Barnsley mengingatkan pada kemenangan epik Barnsley di Anfield pada tahun 2008, di mana mereka mencetak gol kemenangan di menit-menit terakhir. Pertandingan ini dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 12 Januari di Anfield dengan kick-off dimulai pukul 19.45 GMT.
Liverpool akan kehilangan beberapa pemain kunci dalam pertandingan ini. Conor Bradley akan absen hingga akhir musim karena cedera lutut, sedangkan Alexander Isak juga absen dalam jangka panjang. Mohamed Salah juga tidak akan tersedia karena masih membela Mesir di Piala Afrika. Meskipun begitu, Joe Gomez kemungkinan akan bermain di lini pertahanan.
Di sisi Barnsley, mereka akan bermain tanpa gelandang Luca Connell yang menjalani skorsing setelah mendapat kartu merah langsung dalam pertandingan terakhir mereka. Namun, manajer Conor Hourihane memiliki skuad yang sepenuhnya fit untuk dipilih.
Barnsley sendiri sedang dalam performa yang kurang baik setelah empat pertandingan tanpa kemenangan, yang membuat mereka tergelincir ke peringkat 17 dari 24 klub di divisi ketiga Inggris. Meskipun begitu, mereka akan berusaha untuk menghadapi Liverpool dengan sebaik mungkin dan mungkin akan kembali beberapa pemain bertahan untuk membantu dalam pertahanan tim.
Dengan tim non-liga Macclesfield berhasil mengalahkan juara Piala FA Crystal Palace, Barnsley mungkin berharap bisa melakukan ‘cupset’ mereka sendiri. Terutama mengingat mereka pernah melakukannya pada kunjungan terakhir mereka ke Anfield pada musim 2007-08.
Prediksi susunan pemain:
Liverpool XI: Mamardashvili; Ramsay, Gomez, Van Dijk, Robertson; Jones, Nyoni; Frimpong, Wirtz, Ngumoha; Chiesa
Barnsley XI: Mahoney; Watson, Gevigney, Shepherd, Earl; Phillips, Bland; Jalo, Kelly, McGoldrick; Keillor-Dunn
Pertandingan antara Liverpool vs Barnsley dapat ditonton langsung di Inggris melalui saluran TV TNT Sports 1, dengan liputan dimulai pukul 18.30 GMT sebelum kick-off pukul 19.45. Semoga pertandingan ini akan memberikan hiburan yang seru bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Perkiraan Hasil Pertandingan
Dalam pertandingan antara Liverpool vs Barnsley, banyak yang memprediksi bahwa Liverpool akan menjadi tim yang unggul. Meskipun Barnsley pernah menciptakan kejutan di Anfield pada tahun 2008, Liverpool sebagai tim Premier League diharapkan memiliki keunggulan dalam segi kualitas dan pengalaman. Meskipun demikian, dalam sepak bola, segala kemungkinan bisa terjadi, dan kita tidak boleh mengabaikan kekuatan dan semangat juang dari tim underdog seperti Barnsley.
Faktor Kunci dalam Pertandingan
Salah satu faktor kunci dalam pertandingan ini adalah bagaimana Liverpool dapat mengatasi absennya beberapa pemain kunci seperti Mohamed Salah. Kehadiran Joe Gomez di lini pertahanan bisa menjadi kunci untuk mempertahankan soliditas tim. Di sisi Barnsley, mereka perlu memanfaatkan setiap peluang yang ada dan mungkin mengandalkan permainan tim yang solid secara kolektif.
Harapan dan Tantangan
Bagi Liverpool, harapan untuk melangkah ke babak selanjutnya dalam Piala FA tentu menjadi target utama. Sementara bagi Barnsley, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan tim-tim besar. Tantangan terbesar bagi Barnsley adalah meraih konsistensi dan performa yang prima dalam pertandingan ini untuk bisa menciptakan kejutan.
Ambisi Barnsley untuk Cupset
Dengan sejarah kejutan yang pernah mereka ciptakan di Anfield, Barnsley mungkin memiliki ambisi untuk menciptakan cupset mereka sendiri. Kemenangan atas Liverpool akan menjadi prestasi yang luar biasa bagi tim yang berada di divisi ketiga. Semangat juang dan keyakinan akan menjadi kunci dalam upaya mereka untuk mengatasi perbedaan kualitas dengan Liverpool.
Dengan begitu, pertandingan antara Liverpool dan Barnsley tidak hanya menjadi ajang uji coba untuk Liverpool yang berusaha melanjutkan tren positif mereka, tetapi juga kesempatan bagi Barnsley untuk menunjukkan potensi mereka sebagai tim yang tak terduga. Semoga pertandingan ini akan memberikan drama dan kejutan bagi para penonton yang menyaksikannya.


