Raducanu Prediksi Permainan Janice Tjen Bakal Lebih Berkembang Usai US Open

Emma Raducanu Puji Permainan Janice Tjen yang Berbahaya

Emma Raducanu memberikan pujian kepada Janice Tjen setelah berhasil mengalahkan petenis Indonesia itu pada babak kedua US Open. Dalam wawancara di lapangan setelah meraih kemenangan 6-2, 6-1, Raducanu mengatakan bahwa Janice adalah lawan yang sangat berbahaya.

“Ia bermain sangat baik, dan saya pikir bola apa pun yang saya lemparkan ke tengah lapangan yang belum tentu cukup bagus, ia berhasil menyelesaikannya dengan mudah. Saya sangat senang dengan penampilan saya hari ini,” ujar Raducanu.

Janice Tjen Merasa Tertekan Tapi Terinspirasi oleh Raducanu

Pada konferensi pers seusai pertandingan babak pertama, Janice Tjen sempat menyebut bahwa Raducanu adalah sosok yang menginspirasi dirinya. Raducanu, yang berhasil meraih gelar US Open 2021 sebagai petenis kualifikasi, memotivasi Janice untuk berprestasi lebih baik.

Meskipun merasa sedikit tertekan, Raducanu merasa senang mendengar bahwa ia bisa menjadi inspirasi bagi petenis lain. “Saya pikir Janice bermain tenis yang sangat berbahaya. Dia telah melewati beberapa lawan yang tangguh. Mengalahkan salah satu unggulan teratas di babak pertama,” ungkap Raducanu.

Strategi Raducanu Melawan Janice Tjen

Pertandingan babak kedua US Open antara Raducanu dan Janice Tjen merupakan kemenangan kedua secara beruntun bagi Raducanu. Petenis berusia 22 tahun itu berhasil membongkar pola permainan favorit Janice dengan forehand kuatnya.

Raducanu berhasil menyerang backhand Janice tanpa henti, tanpa terganggu oleh pukulan slice petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu. “Saya sangat senang dengan cara saya terus mendikte poin, saya terus mendikte permainan, dan tidak membiarkan dia terlalu sering menguasai lapangan,” ujar Raducanu.

Perjalanan Janice Tjen di US Open

Meskipun perjalanan Janice terhenti setelah tampil gemilang memenangkan tiga pertandingan kualifikasi dengan straight set, petenis yang mencatatkan rekor menang-kalah 101-13 sejak lulus dari Pepperdine University mengejutkan unggulan ke-24, Veronika Kudermetova, di babak pertama.

Janice, yang mengidolakan Ashleigh Barty, memberikan pertandingan yang sengit meskipun harus mengakhiri perjalanan di US Open. Namun, pengalaman bertanding dengan petenis Top 50 seperti Raducanu diharapkan dapat membawa banyak pembelajaran dan peningkatan bagi karirnya ke depan.

Janice Tjen: Menikmati Pengalaman Bermain dengan Raducanu

Walaupun harus mengakui keunggulan Raducanu dalam pertandingan tersebut, Janice Tjen memilih untuk melihat sisi positif dari pengalaman bertemu dengan petenis muda berbakat tersebut. Menurutnya, bermain melawan lawan sekelas Raducanu adalah kesempatan langka yang dapat memberikan wawasan dan pembelajaran berharga.

“Saya sangat menikmati setiap detik pertandingan melawan Emma. Dia memiliki gaya bermain yang sangat dinamis dan agresif, dan saya belajar banyak dari strategi serta kecepatan permainannya. Ini adalah pengalaman yang akan saya simpan dan gunakan untuk terus berkembang sebagai petenis,” ujar Janice dengan penuh semangat.

Rencana Janice Tjen untuk Masa Depan

Dengan mengakhiri perjalanan di US Open pada babak kedua, Janice Tjen kini fokus untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya di turnamen-turnamen selanjutnya. Dengan semangat juang yang tak kenal lelah, Janice berencana untuk terus berlatih keras dan mengevaluasi setiap pertandingan untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang teridentifikasi.

Sebagai petenis muda yang penuh potensi, Janice Tjen memiliki tujuan besar untuk mencapai peringkat lebih tinggi dalam dunia tenis. Dengan kerja keras, tekad kuat, dan semangat pantang menyerah, Janice yakin bahwa dirinya dapat meraih prestasi gemilang di masa depan.

Emma Raducanu: Menantang Lawan yang Tangguh

Setelah berhasil mengalahkan Janice Tjen, Emma Raducanu semakin percaya diri dengan kemampuannya dalam menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Menatap pertandingan berikutnya, Raducanu siap untuk terus menantang dirinya sendiri dan menghadapi petenis-petenis top dunia.

“Saya sangat bersemangat dengan kemenangan ini dan saya tidak sabar untuk melangkah ke babak selanjutnya. Saya tahu kompetisi semakin ketat, tetapi saya siap untuk memberikan yang terbaik dan menunjukkan performa terbaik saya di setiap pertandingan,” ujar Raducanu dengan keyakinan yang memancar.

Kesimpulan

Dengan pertunjukan gemilang dari kedua petenis muda ini, dunia tenis semakin diwarnai dengan talenta-talenta baru yang siap untuk bersaing di level tertinggi. Emma Raducanu dan Janice Tjen masing-masing memiliki potensi yang luar biasa untuk meraih kesuksesan di lapangan tenis, dan perjalanan keduanya di US Open memberikan gambaran yang jelas tentang determinasi dan semangat juang yang dimiliki oleh kedua petenis ini.

Diharapkan kedua petenis ini dapat terus menginspirasi para penggemar tenis di seluruh dunia dengan dedikasi dan kerja keras mereka, serta memberikan pertandingan-pertandingan yang penuh gairah dan kualitas di masa depan.