Online Film Scandal (2011)

Silahkan nonton online film Scandal (2011) dengan subtitle bahasa Indonesia di situs Cinema Emas yang asli. Teks terjemahan cuma buat streaming dengan Google Chrome.

PERTANYAAN:

01. Aplikasi Nonton Film Scandal (2011) ?

Buka situs CinemaEmas.com yang asli dengan Google Chrome untuk menonton film Scandal (2011) GRATIS.

02. Teks Terjemahan Film Scandal (2011) Kurang Ok ?

Situs CinemaEmas.com original, tidak pernah membuat teks terjemahan untuk film Scandal (2011). Subtitle juga diperoleh dari jaringan internet bebas. Mungkin pengunjung juga bisa mencari subtitle film Scandal (2011) sendiri dari situs lain jika tidak suka.

03. Perangkat Nonton Online Film Scandal (2011) ?

Cinema Emas Indonesia menyarankan untuk mempergunakan gadget generasi terbaru karena kualitas film HD. Film Scandal (2011) akan mungkin banyak kendala jika koneksi internet pengunjung tidak bagus. Komputer atau handphone tidak kuat buat memutar file video Scandal (2011). Itu bisa saja terjadi.

04. Saran / Kritik Untuk Halaman Scandal (2011)?

Website Cinema Emas yang asli tidak menerima saran dan kritik untuk halaman film Scandal (2011). Silahkan menonton apabila berkenan.
Scandal (2011)

Scandal (2011)

Genre: Film Aksi
Year: 2011Duration: 82 MinView: 1,094 views

Mischa (Uli Auliani) jenuh dengan kehidupan rumah tangganya. Sang suami Aron (Mike Lucock) sibuk dengan pekerjaan barunya, Aron bahkan lupa dengan kewajiban “menafkahi batin” sang istri. Kesibukan sang suami membuat Mischa berpikiran buruk, Aron selingkuh dengan sekretarisnya (Laras Monca).

Namun kehidupan Mischa jauh lebih berwarna setelah kehadiran Vincent (Mario Lawalata). Vincent adalah mantan kekasih Mischa. Dulu, Vincent tak punya komitmen pernikahan, itu sebabnya Mischa memilih pergi. Dan anggapan Aron telah selingkuh, membuat Mischa lepas kendali. Mischa menemukan kebahagiaan lahir-batin. Hanya saja, Vincent saat ini jauh lebih posesif. Ulah Mischa sudah terlalu jauh. Mischa susah melepaskan diri dari Vincent.

Hidup Mischa, suaminya, anaknya, kebahagiaanya, kini di ujung tanduk. Sedikit penyesalan muncul di benak Mischa, “Aku telah mempertaruhkan sejuta kebahagiaan yang sudah kumiliki..